Hari Ketiga Akselerasi Inovasi Kampar Fokus Kepala Desa, Dorong Inovasi Implementatif

BANGKINANG 

Pelaksanaan Program Akselerasi Inovasi Daerah Kabupaten Kampar Tahun 2026 memasuki hari ketiga, yang kembali digelar di Aula Muara Takus Bappeda Kabupaten Kampar, Rabu (15/4/2026) Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri dengan fokus penguatan teknis inovasi daerah.


Pada hari ketiga ini, materi yang disampaikan masih sejalan dengan hari sebelumnya, yakni terkait teknis akselerasi inovasi yang menitikberatkan pada peningkatan kematangan inovasi, replikasi inovasi, serta keberlanjutan inovasi. Materi disampaikan oleh Darmillah dan Ahdaniyar Siregar dari BSKDN Kemendagri, dengan moderator Kepala Bidang Litbang Bappeda Kabupaten Kampar, Dhesi Elyanti.


Namun demikian, terdapat perbedaan mendasar dibandingkan pelaksanaan hari kedua. Jika sebelumnya peserta berasal dari kalangan pendidikan, yakni Kepala SMP Negeri dan Kepala SD Negeri se-Kabupaten Kampar, maka pada hari ketiga ini sasaran kegiatan difokuskan kepada para Kepala Desa.


Sebanyak 63 Kepala Desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Kampar mengikuti kegiatan ini. Para kepala desa yang diundang merupakan desa-desa terpilih yang dinilai lebih maju dari total sekitar 250 desa yang ada di Kabupaten Kampar. Hal ini bertujuan agar desa-desa tersebut dapat menjadi motor penggerak dalam pengembangan dan replikasi inovasi di tingkat desa.


Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan konsultasi teknis yang membahas berbagai kendala serta solusi percepatan inovasi daerah, khususnya di tingkat desa. Para peserta aktif menyampaikan pengalaman dan tantangan yang dihadapi dalam mengimplementasikan inovasi di wilayah masing-masing.


Di akhir pertemuan, disampaikan penegasan rencana tindak lanjut berupa penyiapan implementasi inovasi serta sinkronisasi dengan program dan kebijakan daerah. 


Langkah ini diharapkan mampu memastikan inovasi yang dikembangkan tidak hanya bersifat konseptual, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan di tengah masyarakat.
Melalui pelibatan kepala desa sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat akar rumput, Pemerintah Kabupaten Kampar semakin memperkuat komitmen dalam mendorong inovasi daerah yang inklusif, aplikatif, dan berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (HERMAN JHONI)
/////