Kabid SDA Bappeda kabupaten Kampar Azwir bersama Upika Salo dan Forum Anak saat Acara Musrenbang Kecamatan Salo, di aula kantor Camat Salo, Kamis (20/2/20). (Herman Jhoni)

Musrenbang Kecamatan Salo, Kecamatan Diminta Prioritaskan Pembangunan Kesejahteraan Masyarakat

SALO-bappeda.kamparkab.go.id

Saat digelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di Kecamatan,  usulan pembangunan yang disampaikan selalu didominasi  pembangunan infrastruktur atau pembangunan fisik. Padahal pembangunan untuk peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat juga tidak kalah pentingnya.

Untuk itu pihak desa dan kecamatan  disarankan untuk  lebih memperhatikan  pembangunan  peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat saat  menyampaikan usulan pembangunan di Musrenbang kecamatan. Apalagi peningkatan kesejahteraan masyarakat ini juga sejalan dengan visi dan misi Bupati Kampar.


Koordinator Tim II Zulia Darma membuka kegiatan Musrenbang Kecamatan Salo, di aula kantor Camat Salo, Kamis (20/2/20). (Herman Jhoni)

Demikian disampaikan Bupati Kampar yang diwakili Koordinator Tim II Musrenbang RKPD di Kecamatan Zulia Darma yang juga Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan  Kabupaten  Kampar, saat membuka Musrenbang RKPD di kecamatan  Salo  tahun 2020 dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2021, yang  digelar di aula kantor Camat Salo,  Kamis (20/02/20).

“Pembangunan Infrastruktur penting, Pendidikan penting, Kesehatan juga penting, namun ada yang lebih penting yang kadang kurang diperhatikan yaitu usulan  pembangunan peningkatan  kesejahteraan perekonomian masyarakat,” ujar Zulia.

Zulia mencontohkan pembangunan peningkatan kesejahteraan perekonomian masyarakat seperti, pelatihan menjahit, pelatihan kesenian dan sebagainya. “Apa yang dibutuhkan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan itu masyarakat yang lebih tahu, maka usulkan, kalau misalkan jalan rusak bisa cepat diketahui oleh pemerintah,” ujarnya.

Kemudian Zulia juga mengingatkan usulan yang disampaikan itu juga harus melihat kewenangan. “Kalau kegiatan pembangunan itu kewenangan desa, seperti semenisasi antar dusun atau dalam desa, silakan diselesaikan oleh desa, jangan minta dibangun oleh kabupaten, karena itu kewenangan desa,” ujar Zulia.


Koordinator Tim II Zulia Darma, bersama Kabid SDA Bappeda Kampar Azwir dan Upika Salo saat pembukaan kegiatan Musrenbang Kecamatan Salo, di aula kantor Camat Salo, Kamis (20/2/20). (Herman Jhoni)

Dari rangkuman usulan yang disampaikan pihak kecamatan dan desa pada musrenbang

Kecamatan Salo, memang sebagian besar di dominasi oleh usulan pembangunan infrastruktur. Usulan itu berasal dari kecamatan dan enam desa yang ada di Kecamatan Salo.

Enam desa tersebut yakni, Desa Salo, Desa Ganting, Desa Salo Timur, Desa Ganting Damai, Desa Siabu dan Desa Sipungguk

Diantara usulan yang disampaikan Kecamatan  yakni, rehab kantor Camat Salo, pengadaan mobiler, pagar,  rumah dinas camat dan mushallah. Sedangkan usulan dari desa-desa diantaranya  pembuatan sumur bor, saluran drainase,  pembangunan box culvert,  turap, gorong-gorong, jalan desa,  jalan lingkungan,  poskamling,  bantuan kelompok tani, bibit hewan ternak, ruang belajar baru (RKB) sekolah, pagar sekolah, ambulans desa, aspal hotmix,  bibit tanaman buah, bibit ikan,  jembatan gatung, normalisasi aliran air,  pembangunan rumah sangat sederhana, perbaikan saluran irigasi, jalan usaha tani rehab ruang kelas, mesin pengolah tanah, pembuatan parit, pengadaan sampan, mesin pertanian, dan usulan kegiatan lainnya.

Sementara itu Camat Salo yang diwakili Sekretaris Kecamatan (Sekcam) M. Syafei, SE menyampaikan bahwa usulan yang disampaikan pada musrenbang Kecamatan Salo ini sudah melalui proses  Musrenbang tingkat desa dan dusun. “Kami berharap usulan yang disampaikan ini,  bisa ditampung dalam kegiatan tahun 2021, dan kami berharap Salo mendapat prioritas dalam pembangunan,” harap Syafei.

Sementara Kepala Bappeda Kabupaten yang diwakili Kabid SDA Azwir, SE pada kesempatan tersebut menyampaikan daftar kegiatan pembangunan di Kecamatan Salo yang tertampung dalam APBD Tahun Anggaran 2020. Banyak kegiatan di kecamatan Salo yang tertampung dalam APBD 2020, baik infrastruktur, pendidikan, Kesehatan, UMKM, Kesejahteraan Masyarakat dan lain sebagainya.

Pada saat diskusi,  ada beberapa tanggapan yang disampaikan oleh OPD dan masyarakat seperti Nazaruddin dari PUPR, Zulkifli dari Dinas Perhubungan, Iskandar dari DPPKBP3A,  Netti dari Kesehatan, Adi Jondri dari tokoh masyarakat, Iptu Supriadi Kapolsek Bangkinang Barat dan lain-lain.

Diakhir kegiatan dilaksanakan penandatanganan berita acara hasil Musrenbang kecamatan Salo oleh Kabid SDA Bappeda Azwir, Sekcam Salo Syafei, Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Supriadi, Perwakilan Danramil Bangkinang Serma M.Syafrial dan Sekdes Salo Darwin. (Herman Jhoni)